Home > Lain-lain > Leo..

Ketika Hercules telah beranjak dewasa, dia kemudian dipertunangkan dengan putri sulung raja Creon yang bernama Megara. Hercules bukan termasuk satria yang tampan sangat, malah cenderung sedikit lambat dalam berpikir, yang kadang menjadi sebagai sumber masalah. Walaupun dikaruniai kekuatan yang tidak terbilang tetapi sangat beruntung karena Hercules termasuk seseorang yang bertype pengalah. Hercules menerima pertunangan demi menghormati raja Creon yang telah bersedia menjadi penampung pengungsian kedua orang tuanya.

Orangtua Hercules yaitu Amphitryon dan Alcmene, terusir karena kecelakaan yang tidak disengaja yang menyebabkan matinya sang mertua. Sebenarnya hanya karena masalah intrik-intrik dalam perebutan takhta sehingga dicarilah berbagai alasan dan gara-gara untuk menyingkirkan mereka. Jika menurut silsilah, Hercules sebenarnya berhak atas singgasana Tyrins peninggalan Perseus, karena dia merupakan cucu pertama dari anak yang tertua. Tetapi Hera, sang ibu tiri yang sangat tidak suka kepadanya, menunda kelahirannya dan malah membuat sepupunya Eurystheus yang lahir terlebih dahulu padahal kandungan belum cukup usia.

Hera sangat tidak senang melihat kehidupan rumah tangga Hercules dan Megara yang terbilang cukup bahagia yang telah dikaruniai dengan dua orang putra. Suatu hari sepulang dari berburu, dia membuat guna-guna yang menyebabkan Hercules seperti merasa masih berada di tanah berkabut dalam hutan belantara. Dengan busur yang siap terpasang dia menyangka ada sekawanan beruang liar yang sedang datang menyerangnya. Anak-anak panah telah dilepaskan dan kemudian terdengar pekikan tertahan, saat kabut menghilang Hercules terpana melihat kedua putra dan istrinya terkulai tak bergerak bersimbah darah.

Jeritan Hercules yang menyayat hati terdengar sampai ke Olympus, tetapi tidak satupun dewa dan dewi berani untuk menegur Hera. Tidak juga Zeus yang hanya duduk diam terpaku merasa ikut bersalah sebab gara-gara perangai dialah yang menyebabkan pangkal dari semua masalah. Karena merasa senasib sebagai anak Zeus dari lain wanita yang juga dibenci oleh Hera, Apollo turun ke bumi untuk menghibur Hercules agar supaya tetap tabah. Apollo menyarankan supaya Hercules mengabdikan diri kepada sepupunya yaitu raja Tyrins, Eurysteus selama 10 tahun sebagai bentuk penebus dosa.

Diam-diam para dewa dan dewi yang turut merasa simpati membekali Hercules dengan berbagai senjata untuk membela diri. Dari Hermes dia mendapat pedang, sedang Apollo memberinya busur dan tempat anak panah yang selalu penuh terisi. Hephaestus membuatkan pelindung kaki yang sangat lentur dan lebih kuat dari pada besi. Sedang Athena memberinya perisai yang kebal terhadap semua senjata dan juga tahan dari semburan api.

Eurystheus yang sangat culas dan licik, merasa kesenangan ketika Hercules datang untuk mengabdi menjadi hamba sahaya. Dia merupakan kesayangan sang ratu nirwana, yang tidak seorangpun boleh berani untuk membantah. Eurystheus telah menyusun sejumlah tugas yang rasanya mustahil untuk dilakukan dan penuh dengan mara bahaya. Cuma satu sebenarnya yang terlintas di benak Eurystheus, yaitu bagaimana caranya supaya Hercules bisa mati dalam melakukan tugasnya agar singgasana yang didudukinya menjadi aman sentosa.

Tugas pertama yang dia berikan adalah untuk membunuh singa dari Nemea, yang kabarnya telah menteror daerah di semenanjung Peloponnesia, Yunani bagian selatan. Eurystheus meminta jasadnya untuk dibawa pulang sebagai bukti kalau tugas telah benar-benar dilaksanakan. Kabarnya singa ini merupakan anak dari monster Typhon dan Echidna, dan sejak kecil berada dalam peliharaan Hera yang menurut desas desus di kalangan khayangan memang sengaja dilepaskan. Sedemikian bencinya dia kepada Hercules dan tidak perduli kalau telah banyak nyawa penduduk yang hilang melayang.

Hampir satu bulan lamanya Hercules mencari jejak Singa Nemean ditemani oleh seorang penduduk lokal bernama Molorchos yang kehilangan seorang anak karena telah menjadi mangsa. Penduduk setempat telah berjanji akan memberi persembahan seekor domba kepada Zeus jika Hercules bisa menumpasnya. Mereka akhirnya menemukan tempat persembunyian sang singa, berupa sebuah gua di pegunungan yang bermulut ganda. Hercules menutup pintu yang satu dengan sebuah batu besar, dan masuk ke dalam dari pintu yang lainnya.

Mereka bertarung habis-habisan tetapi sang singa tidak mempan terhadap berbagai senjata, kulitnya sangat kuat melebihi kekuatan sebuah lempengan baja. Pedang dari Hermes dan anak-anak panah pemberian Apollo juga tidak sanggup sama sekali untuk menembusnya. Cakarnya yang sangat tajam telah melukai kulit Hercules, tetapi diam-diam Zeus yang mengawasi dari jauh membuatnya sembuh seketika seperti sedia kala. Dalam kelelahannya, Hercules mundur dari pertarungan untuk mencari akal dan upaya bagaimana caranya supaya bisa membunuh sang singa.

Athena membisikkan kalau semua senjata sudah tidak lagi mempan, sesuatu yang bernyawa hanya bisa dikalahkan dengan menghambat jalan nafas. Hercules kemudian mengambil sebuah dahan yang cukup besar dari sebuah pohon untuk dijadikan sebagai senjata pamungkas. Dan kembali dia bertarung, kali ini dengan gaya bagaikan atlet dalam olah raga gulat bebas. Ketika mendapat kesempatan Hercules kemudian mengunci batang leher sang singa sampai sang makhluk terkulai dan mati lemas.

Juga atas saran Athena, Hercules kemudian menggunakan kuku sang singa untuk menguliti seluruh kulit untuk dijadikan mantel sebagai perisai. Eurystheus lari ketakutan ketika Hercules datang membawa bangkai Singa Nemean dan melemparkannya ke kaki kursi takhta sebagai bukti kalau tugas sudah selesai. Penduduk desa mengadakan upacara syukuran dengan memberi persembahan kepada Zeus dengan harapan untuk memberikan berkah kepada sang hero dan menjaganya dari segala mara bahaya yang akan mengintai. Zeus berjanji akan selalu melindungi Hercules dan dia mengangkat jasad sang singa ke angkasa sebagai konstelasi bintang Leo untuk menjadi pertanda bagi kedua petarung sejati yang tidak kenal menyerah sebelum pertarungan usai.

Konstelasi Leo telah lama dikenal sejak jaman kebudayaan Mesopotamia di Babylonia, serta Hindu Kuno yang menyebutnya dengan nama Simha. Nama-nama bintang yang ada di sana sekarang kebanyakan berasal dari bahasa Arab, seperti Al Jabbah, Denebola dan salah satu bintang yang paling terang yaitu Algieba yang berarti surai singa. Beberapa tahun yang lalu para ilmuwan menemukan planet mirip bumi dalam konstelasi ini yang besarnya 2 kali bumi serta mempunyai air serta udara. Walaupun Leo tergolong zodiac yang maskulin tetapi membawa sifat yang introvert yang sering tidak percaya diri, bukan seperti tampilan luar yang garang dan bagaikan raja padang savanna.

Tabik.

B. Uster Kadrisson

Catatan : Leo : 23 Juli – 22 Agustus

Hercules killing his family, courtesy De Agostini Picture Library/The Bridgeman Art Library. Hercules fight the nemean lion, courtesy Yaroslav Radetskyi.