Home > Lain-lain > Mini tiny little soul..

Apa cerita lanjutan dari pemilihan kepala negara atau pilkara di Amerika setelah hampir lebih dari 3 minggu pemilu usai. Dari data terakhir, pasangan Biden-Harris mendapatkan 306 electoral votes mengalahkan sang petahana dengan skor 232 dan sekarang doi bertingkah sangat lebay. Si Oyen Trump masih belum mau mengakui kekalahan dan mencoba berlaku garang, padahal terlihat bagaikan singa yang sudah kehilangan surai. Dia dengan tim hore-horenya berusaha untuk mengajukan tuntutan di beberapa pengadilan negara bagian di mana dia dinyatakan kalah dalam perolehan suara dan dari 33 tuntutan, 31 sudah dinyatakan gagal karena mereka sendiri yang lalai.

Penghitungan suara dimulai setelah semua TPS dinyatakan tertutup dan yang pertama dihitung adalah kertas suara dari pemilih yang datang ke lokasi. Laporan awal menunjukkan semua states menjadi merah untuk kemenangan incumbent karena dia memang menyuruh simpatisannya untuk datang berbondong-bondong demi unjuk gigi. Kemudian ketika giliran surat suara yang melalui pos atau mail-in ballot dihitung, semua keadaan menjadi berubah dan beberapa negara bagian yang menjadi ajang pertempuran berubah menjadi biru pada saat lewat dini hari. Sehingga si Oyen mencak-mencak bagaikan bayi tua yang terserang tantrum dan menuduh adanya penipuan yang masif terstruktur dan berbagai teori konspirasi.

Orang-orang di ring satu yang mengatakan keadaan sebenarnya dan tidak sesuai dengan keinginannya langsung dipecat tanpa menunggu waktu. Mentri pertahanan dan kepala security yang membawahi keamanan seluruh proses pemilu dibebas tugaskan karena mereka tidak mau diajak untuk menipu. Juga beberapa orang-orang di jajaran petinggi Pentagon dan Departemen Kehakiman pada mengundurkan diri karena mentri yang ada di sana atau yang menjadi pengganti sangat kentara sebagai penjilat pantat yang bau. Pihak keluarga terpecah, anak tertua Trump Jr dan Ivanka masih keukeuh mendukung tingkah arogan sang bapak sedang putra kedua Eric dan sang istri Melania sudah mulai beberes dan nampaknya dia akan segera melayangkan surat cerai karena sudah lama sebenarnya pasangan ini berseteru.

Sementara itu, lawyer utama Rudy Giuliani masih juga kasak kusuk kesana kemari mencoba keberuntungan tetapi sepertinya pintu pengadilan dihempaskan di depan muka. Selain karena memang tidak ada bukti-bukti kuat yang mendukung kasus yang diajukan dan hanya berdasarkan desas-desus dan katanya katanya. Dalam sebuah jumpa pers baru-baru ini Rudy Giuliani mempermalukan dirinya sendiri di depan segenap crew stasiun tv yang menyiarkan ke seluruh Amerika. Saat di tengah-tengah pidato, tiba-tiba cairan penghitam rambut yang dia pakai meleleh dan turun di kedua pipi, padahal kabarnya dia dibayar hampir 300 juta perhari dan saking pelitnya masih juga menggunakan hairdye yang murah meriah.

Walaupun si Oyen masih juga ngeyel menolak untuk menyerahkan takhta, tetapi GSA atau The General Services Administration sudah mengakui pasangan Biden-Harris sebagai pelanjut dari kekuasaan di Gedung Putih. GSA adalah badan independent milik pemerintah yang bertugas untuk mengatur pemindahan kekuasaan antara presiden lama kepada yang baru, sehingga semua kebijakan bisa mulai diambil alih. Joe Biden sudah mulai menunjuk beberapa orang staff dan juga yang akan masuk ke dalam jajaran kabinet sebagai mentri-mentri terpilih. Sedang si Oyen kemarin diberikan meja yang sangat kecil saat mengadakan konprensi pers, awalnya saya kirain photoshop ternyata memang benar adanya, sepertinya petugas yang mengurus dekorasi sengaja melakukan dengan makna kalau semua orang sudah letih.

Di lain pihak, Twitter dan Facebook sudah muak dengan segala tingkah si Oyen yang menterror rakyat Amerika dengan segala macam cuitan hoax yang sudah basi. Mereka sudah menyatakan kalau akun resmi kepresiden yaitu POTUS dan FLOTUS akan diserahkan kepada presiden terpilih mulai 20 Januari. Sedang akun lain sampingan si Oyen yang selalu dia pakai akan diperlakukan sebagai akun biasa dan jika tidak mengindahkan aturan maka sewaktu-waktu bisa dihapus dan dikebiri. Memang berdasarkan undang-undang di Amerika para politisi mendapatkan hak istimewa menyangkut akun sosial media yang tidak bisa diberangus selama mereka masih duduk di kursi.

Yang menarik, semua cuitan dan tulisan yang pernah ada akan masuk menjadi arsip dan bisa diakses oleh publik. Walaupun bukan menjadi arsip kenegaraan yang disimpan di museum tertentu atau diletakkan di dalam library congress yang terkenal apik. Beberapa tahun ke depan segala macam cuitan si Oyen akan menjadi gelak tawa karena terlihat sangat bodoh dengan segala macam kesalahan eja saat mengetik. Semua hasil tulisannya akan bisa diakses dalam sebuah LieBrary yaitu perpustakaan tempat kumpulan hoax, dusta dan segala macam bentuk penipuan politik.

Mungkin nanti di Indonesia juga bisa dibuatkan hal yang serupa menyangkut semua tindak tanduk gabener si wan Abud. Dari mulai cara naik ke kursi DKI-1 yang sangat jorok serta kumpulan dusta dan segala macam tingkah pekoknya saat menjabat yang terlihat sangat butut. Dalam jaman sekarang yang serba online dan semua record bisa diakses dan disimpan, walaupun bekas sudah dihapus atau hilang bagaikan kentut. Tetapi bau virtualnya masih terasa sepanjang jaman dan akan menjadi olok-olok politik selama dia masih hidup.

Tabik.

B. Uster Kadrisson