Home > Lain-lain > Veteran..

Seorang anak muda, mungkin berusia 30 tahun datang memesan sesuatu dan ketika akan membayar dia bertanya apakah ada discount untuk veteran. Kebetulan memang kemarin di Amerika adalah peringatan Hari Veteran dan biasanya memang ada harga khusus untuk para pahlawan. Dia menunjukkan kartu tanda pengenal dan mengatakan kalau pernah bertugas di Afghanistan dan sejak tahun kemarin keluar dari angkatan. Dia ikut program angkatan bersenjata untuk mendapatkan scholarship pendidikan dan sudah selesai menjalankan masa bakti sehingga sekarang dia tergolong veteran.

Sangat berbeda dengan pemikiran kita yang ada di Indonesia tentang veteran, yang biasanya adalah orang-orang tua yang pernah berjuang mengangkat senjata saat-saat masa pendudukan. Atau biasanya para tentara yang sudah purna tugas dan sedang menikmati masa pensiunan. Sedang di Amerika, sesuai dengan aturan Federal yang tergolong veteran adalah mereka-mereka yang pernah mengabdi pada negara dalam kurun waktu tertentu dan telah menyelesaikan semua persyaratan. Ada minimum dan ketentuan tentang lamanya masa service, tetapi biasanya berkisar sekitar 4 tahun aktif dan 4 tahun dalam stand by menunggu panggilan jika sewaktu-waktu kembali diperlukan.

Ada lima bentuk kesatuan angkatan bersenjata di Amerika yaitu Army, Air Force, Navy, Marine Corps dan Coast Guard. Marine Corps mungkin sama dengan Kopassus yang mempunyai keahlian lintas ke semua angkatan, yang menjadikan mereka sangat spesial dan mendapatkan tempat terhormat. Coast Guard atau Penjaga Pantai merupakan kesatuan yang diperbantukan kepada Department of Homeland Security, sebagai bagian dari menjaga perbatasan pantai dari kedatangan immigrant gelap. Sedang dalam keadaan masa perang, mereka akan berada di bawah komando angkatan laut sebagai pengatur siasat.

Selain itu ada lagi kesatuan militer Reserves dan National Guard yang terhitung sebagai kekuatan cadangan. Mereka harus mengikuti sekolah pelatihan dan aktif bertugas sebagai anggota selama 2 tahun dari 6 tahun yang diperlukan. Ada sekitar seratus ribuan anggota yang bisa dipanggil sewaktu-waktu jika negara sedang membutuhkan. Mereka tergolong part-timer dan untuk menjaga stamina anggota-anggota pasukan ini mempunyai jadwal latihan yang tetap beberapa hari saat weekend, sekali dalam sebulan.

Ada beberapa anak buah saya yang mengikuti program sekolah militer dengan berbagai alasan. Yang satu karena mengejar beasiswa sehingga keluarga tidak perlu mengeluarkan sepeserpun untuk biaya sekolah hingga tamat selepas menyelesaikan sekolah lanjutan. Sedang yang seorang lagi merupakan immigrant dari Philippines, menerima tawaran ini sebagai jalan pintas untuk mendapatkan kewarganegaraan. Saya juga pernah membaca tentang seorang anak Indonesia yang juga menjadi tentara di Amerika dengan alasan yang kurang lebih sama sepadan.

Sama seperti semua jawatan atau department yang telah mengeluarkan biaya pendidikan, tentu ada sumbangsih timbal balik kepada pemerintah yang telah memberikan kesempatan. Ada ikatan dinas yang harus diikuti sebagai pembayar ganti rugi dengan beberapa tahun bertugas untuk menjalankan kewajiban. Setelah itu semua selesai dilakukan, mereka berhak menentukan jalan selanjutnya apakah akan memilih untuk meneruskan menjadi sebuah karir di dalam kesatuan. Ataukah akan keluar dan kembali ke masyarakat untuk menjadi warga negara sipil dengar gelar sebagai veteran.

Sehingga di Amerika sering kita bersua dengan anak-anak muda yang telah selesai menunaikan masa tugas dalam dunia militer sehingga berhak menyandang gelar veteran. Mereka bisa diberhentikan dengan cara terhormat atau mengundurkan diri dari kesatuan, tergantung dengan keadaan. Dengan menyandang gelar veteran, artinya mereka mendapat privilege termasuk kemudahan untuk mencari pekerjaan dan jatah perumahan serta special loan. Saat ini ada 1,4 juta aktif personel militer dengan 160 ribu orang yang bertugas di luar negeri, dari mulai diperbantukan kepada badan PBB, atau menjaga militer basecamp yang tersebar di 70 negara dengan hampir 800 pangkalan.

Yang menarik, sejak tahun lalu pada 20 Desember 2019, Amerika menambah satu lagi kesatuan militernya yaitu Space Force, satu-satunya kesatuan militer di dunia yang bertugas di antariksa. Diperkirakan beberapa tahun ke depan, penjelajahan ruang angkasa akan semakin ramai, sehingga akan ada pertarungan untuk memperebutkan planet lain sebagai rumah ke dua. Saat negara lain sudah berlomba-lomba terbang ke Mars atau Jupiter mencari lahan baru untuk menjadi tempat tinggal, orang-orang di Indonesia masih saja terbuai oleh para kriminal yang menipu dengan memakai baju agama. Seperti si Sugik Nur yang sudah digeret masuk ke dalam penjara, dan segera akan menyusul sang imam mesum yang kemarin disambut meriah bagaikan dewa.

Tabik.

B. Uster Kadrisson