Home > Lain-lain > ASS.. (A Super Spreader)

Si Oyen Trump selama beberapa hari terakhir ini sedang sibuk menyebarkan virus Covid-19 kepada para pemujanya. Dia mengadakan rally atau kampanye di beberapa lokasi negara bagian dengan dihadiri oleh ribuan simpatisan yang maaf, emang terlihat sama koplaknya. Sama seperti dirinya yang menolak untuk memakai penutup wajah, demikian juga dengan kebanyakan dari mereka yang hadir di sana. Yah, mau dibilang apalagi, ketika seorang panutan tidak mau memberikan contoh yang baik kepada pengikutnya dan cenderung untuk bertindak gegabah.

Sekitar dua minggu yang lalu dia dinyatakan reaktif positif dan sempat dirawat di rumah sakit militer Walter Reed selama beberapa hari. Sejumlah orang-orang di ring satu juga banyak yang ketularan yang membuat suasana kediaman kepresidenan Gedung Putih seperti rumah berhantu karena tidak biasanya sebegitu sepi. Tidak jelas dari mana rantai penularan bermula, tetapi ini sudah bisa diduga karena dari awal dia selalu membangkang untuk menerapkan social distancing dan menularkan ke anaknya Barron dan juga sang istri. Dalam debat terakhir, wakil presiden Mike Pence juga diduga telah terpapar karena tampil dengan tanda-tanda awal Covid-19 yaitu memerahnya mata yang sebelah kiri, walau telah berkelit karena gangguan pembuluh darah tetapi tidak ada laporan hasil testnya hingga kini.

Dalam dunia kedokteran epidemiology, orang yang menjadi sumber penularan dengan sangat cepat ini dikenal dengan nama Superspreader. Saat ini titel tersebut ditasbihkan kepada si Oyen, karena kemanapun dia melangkah akan meninggalkan bekas bagaikan mencret yang berleberan dan tercecer. Uniknya singkatan dari ‘a super spreader’ adalah ASS yang arti lainnya adalah pantat, rasanya tidak berlebihan dan sangat cocok untuk doi yang emang rada-rada nga bener. Kabarnya minggu ini staff Gedung Putih yang terpapar virus sudah kembali masuk untuk bekerja dan tetap ngeyel tidak mau menggunakan masker, mereka-mereka ini dobrun alias domba gurun yang persis seperti saudara kembarnya kadrun di Indonesia, tetapi dengan kalung salib di leher.

Yang menarik, saat kemarin si Oyen tengah dirawat dia mendapat pengobatan yang sangat mutakhir yaitu berupa obat-obatan campuran yang umumnya disebut sebagai cocktail. Disinyalir obat-obatan ini belum mendapat ijin dari FDA karena masih dalam tahap uji klinis, tetapi mereka berani memberikannya kepada sang petinggi sebagai kelinci percobaan karena telah dijamin pasti akan berhasil. Obat-obatan ini diperkirakan dibuat dari stem cell yang diambil dari sel janin yang diaborsi dan dibiakkan di laboratorium yang steril. Herannya, praktek aborsi dan penelitian stem cell ini dikecam oleh si Oyen dan partai Republican, tetapi ketika ada hasil yang nyata, mereka duluan yang mengantri untuk mengambil.

Sampai sekarang tidak ada laporan atau pengumuman resmi dari pemerintah Amerika apakah si Oyen sudah melakukan test yang berikutnya dengan hasil negatif. Belakangan ini banyak dari orang-orang di ring satu yang tidak nampak tampil di depan publik, termasuk sang lawyer yang dipercaya untuk menangani kampanye, Rudy Giulani. Seminggu yang lalu, mantan Walikota New York yang terkenal setelah kejadian runtuhnya gedung WTC ini terlihat sering batuk-batuk saat mengadakan wawancara di tv. Walaupun dia mengatakan telah melakukan test dan sedang menunggu hasil, tetapi sampai sekarang tidak ada laporan yang resmi, entah dia masih hidup atau sudah mati.

Pemilihan umum secara nasional akan berlangsung sekitar dua minggu lagi, yang akan diadakan pada tanggal hari selasa, 3 November. Tetapi masing-masing negara bagian sudah bisa melakukan early voting yang artinya warga negara sudah bisa memberikan suara lebih awal di tempat pemungutan suara yang resmi atau voting center. Atau dengan permintaan khusus, juga bisa mengirimkan surat suara melalui pos, walaupun kemarin ada kedapatan seorang petugas pos yang emang sedikit rada-rada kurang yang membuang surat-surat tersebut ke sungai yang airnya deras mengalir. Setiap negara bagian mempunyai tanggal tersendiri, sedang di negara bagian New York akan dimulai minggu depan tanggal 24 dan berlangsung sampai selasa malam di mana masa voting akan berakhir.

Orang Amerika sangat percaya dengan sistem postal yang jujur sehingga surat-surat suara bisa dikirimkan tanpa takut akan di sensor. Tidak pernah terjadi customer menerima surat-surat atau paket yang sudah terbuka karena petugas yang menggeledah untuk mengetahui apakah ada barang berharga yang tidak dilapor. Masih ingat saat sekolah dulu yang jauh dari orangtua, saat menerima surat dari keluarga yang dilapisi kertas karbon di dalamnya karena ada duit yang dilipat sebagai jajan bulanan atau untuk membeli celana kolor. Pernah sekali seorang tante dari luar pulau mengirimkan sekedar uang jajan dan saat menerima surat yang sudah terbuka dan dilem kembali, menangislah awak meraung-raung karena duitnya sudah hilang, dan berputar-putar keliling kamar seolah-olah sedang manortor.

Tabik.

B. Uster Kadrisson

Catatan :
Si Oyen = karena dia selalu tampil dengan make-up yang menghasilkan kulit berwarna orange.
FDA = US Food and Drug Administration, badan pengawasan obat dan makanan Amerika.
Manortor = Tortor adalah tarian adat Batak Tapanuli.

Courtesy Mike Peter’s Editorial Cartoons.