Home > Lain-lain > Tentang merek..

Kemaren ada yang tanya kenapa saya lebih suka dengan merek Abercrombie and Fitch (A+F) dibandingkan dengan merek-merek lainnya. Merek atau brand ini sangat konservatif sudah berdiri sejak 126 tahun yang lalu dimulai dari New York, jadi rasanya mewakili jati diri saya. Mereka juga cukup consern menjaga mutu produknya serta tergolong bukan barang yang murah meriah. Apalagi juga terkenal dengan model-modelnya yang keren habis, jadi kalau make kaosnya saya menjadi ikutan pede selangit mesra..bhua ha ha..

Dahulu A+F ini selalu bikin kontroversi dengan iklan-iklan seksi yang menampilkan anak-anak muda yang rupawan. Yang wanita tampil seksi menggoda dan yang pria berwajah tampan seperti pangeran impian. Karena selalu menampilkan model Caucasian dengan badan yang bagus serta rambut pirang dan mata biru, brand ini kemudian dicap sedikit rasis. Belakangan mereka berganti taktik dengan menampilkan model anak-anak muda kaum kebanyakan dari berbagai jenis.

Waktu saya datang lebih dari dua windu yang lalu, susah sekali mencari pakaian yang pas di badan. Pinggang saya yang ramping dan langsing serta saya juga tidak suka memakai baju yang gedombrongan. Pakai celana dalam Calvin Klien yang ukuran small aja serasa kayak pake kain sarungan. Akhirnya saya beli aja yang buat anak-anak yang ada gambar Batman atau Spiderman..😂😂😂

Tapi kalau sekarang sudah lebih gampang untuk menemukan ukuran yang pas dan nyaman memakainya. Masing-masing merek sudah mengeluarkan ukuran extra small untuk customer dari Asia. Apalagi merek-merek dari Jepang juga sudah mulai memasuki pasaran Amerika. Ada yang namanya Uniqlo, mereka punya toko yang sangat besar di mana-mana.

Ada satu merek yang saya nga pernah mau beli sama sekali. Karya Tommy Hilfiger yang lumayan cukup terkenal di banyak negeri. Gara-gara dia berbicara kalau dia nga suka jika barang-barangnya dipakai oleh golongan minoritas. Walaupun dia sudah membantah rumor ini karena menurutnya cuma persaingan bisnis dan asal usulnya juga tidak jelas.

Pernah membaca tentang perburuan binatang-binatang langka yang cuma untuk diambil bulu dan kulitnya saja. Ada juga yang sengaja dipelihara dalam kondisi yang mengenaskan untuk nanti dibantai bila tiba masanya. Kemudian menjadi bahan baku untuk diolah menjadi barang mahal dari rumah mode merek-merek ternama. Suer, saya pernah dapat hadiah gesper Herm├Ęs, tapi saya tolak dan dibalikin kembali ke tokonya.

Ada kelompok penyayang binatang yang aksinya terkenal sangat ektreem, PETA namanya. Mereka sering mengadakan protes terutama yang menyangkut penggunaan produk hewan yang langka atau tidak layak proses awalnya. Beberapa kali mereka mengadakan aksi dalam suasana cuaca yang dingin menggigit tanpa memakai busana. Atau melemparkan sekaleng cat merah atau tepung roti ke artis terkenal yang menggunakan mantel bulu sebagai busananya.

Ada beberapa brand klasik yang merupakan kesukaan keluarga golongan menengah di Amerika. Namanya Old Navy dan GAP, yang kalau ngasih discount bisa gila-gilaan rendah harganya. Penghasilan kerja satu harian bisa untuk membeli satu keranjang pakaian buat seisi rumah. Mutunya sih nga terlalu jelek, asal bisa menjaga cara mencucinya lumayan bisa awet tahunan juga.

Belakangan mereka sedikit terancam dengan kedatangan merek H&M yang berasal dari daratan Eropah. Brand yang ini lebih disukai oleh anak-anak muda milenial karena harganya yang murah meriah. Tapi kadang-kadang mereka berkolaborasi dengan perancang-perancang mode ternama yang mengeluarkan edisi terbatas yang sangat istimewa. Cuma satu jam saja semua dagangan ludes dan berakhir di eBay, dilelang dengan harga yang menjulang tinggi ke angkasa.

Anak-anak muda kulit hitam dan Latino di sini sangat tergila-gila dengan sepatu Nike Air Jordan. Selalu mengeluarkan edisi terbatas yang dijual dengan jumlah cuma beberapa ratusan. Anak-anak itu bisa ngantri di depan toko dari sehari sebelum pintu toko mulai dibuka. Sepatu yang harga resminya 200 dollar bisa dijual kembali sampai berlipat-lipat empat atau lima.

Ada bisnis antrian yang dilakonin oleh anak-anak remaja disini. Karena toko-toko khusus ini mengeluarkan jadwal yang tepat kapan sebuah produk akan diluncurkan secara resmi. Anak-anak ini sudah mengantri dari lama bisa satu hari sebelumnya. Nanti mereka jual lokasi duduknya kepada yang berminat seharga ratusan dollar saja.

Bisnis ini lumayan menggiurkan karena tidak bermodalkan apa-apa. Cuma kerelaan untuk duduk lama dan biasanya mereka sudah lengkap bawaannya sampai membawa tenda segala. Ada aturan tidak resmi kalau tidak boleh meninggalkan posisinya dalam keadaan apapun jua. Sehingga mereka menggunakan pampers atau selang buat membuang hajat kecilnya..

Tabik.

 

B. Uster Kadrisson